Jul 07, 2020 Tipe Usaha Makanan

Umkm Pilar Terpenting Penggerak Roda Perekonomian Di Indonesia

Hal tersebut tak lepas dari berbagai upaya mitigasi yang di lakukan oleh Pemerintah, baik terkait dengan kesehatan, perlindungan sosial dan perekonomian. Keempat, karena masalah keterbatasan sumber daya dan dinamika pandemik yang bergerak cepat, diperlukan skala prioritas melalui pelaksanaan kebijakan-kebijakan yang sifatnya low-pain high-gain atau low-hanging fruits. Salah satunya adalah dengan memfokuskan pada space produksi yang mensuplai ke pasar daerah padat penduduk metropolitan.

Protokol dan Standard Operating Procedure perlindungan Covid-19 ini harus disiapkan terlebih dahulu dan disosialisasikan dengan baik ke masyarakat di pedesaan sebelum relaksasi aktivitas ekonomi di masa restriksi sosial dilakukan. Dibandingkan dengan berkurangnya ekspor karena resesi international dan menurunnya aktivitas pariwisata, dampak restriksi sosial terhadap aktivitas ekonomi lah yang justru akan menjadi sumber pemicu utama resesi. Resesi akan mempunyai ongkos sosial ekonomi apalagi di negara-negara yang sistem jaringan pengaman sosialnya tidak begitu kuat. Martin Ravallion, ekonom ahli kemiskinan ternama dari Amerika Serikat bahkan membuka kemungkinan resiko lockdown yang akan berdampak pada kelaparan di negara-negara miskin.

perekonomian Indonesia

Tanpa memiliki mentor bisnis,seorang pengusaha UMKM akan kesulitan dalam mengembangkan bisnisnya lebih besar lagi. Pengetahuannya seputar bisnis menjadi terbatas dan akan menghadapi kesulitan melakukan inovasi produk. Tidak adanya program loyalitas pelanggan juga menjadi permasalahan UMKM yang cukup krusial. Kebanyakan pelaku UMKM belum memiliki perhatian yang besar dalam membuat program loyalitas pelanggan. Belum banyak pelaku UMKM yang sadar akan pentingnya branding bagi produk dan juga usahanya.

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, ekonomi masih ditopang oleh konsumsi rumah tangga dan investasi. Konsumsi rumah tangga pada kuartal II ini tumbuh 5,93 persen yoy karena masyarakat mulai yakin untuk melakukan aktivitas konsumsi. Pemulihan ekonomi nasional dilakukan dengan mengambil kebijakan fiskal dan moneter yang komprehensif. Di samping Situs Slot Terpercaya itu, pemerintah juga mengalokasikan dana APBN 2020 untuk pemulihan ekonomi sebesar Rp 695,23 triliun. Bagaimanapun juga, petani adalah salah satu profesi yang sering mengalami ketidakpastian, baik dari alam, seperti cuaca, maupun dari realisasi pasar. Krisis pandemi Covid-19 menambah sumber ketidakpastian di kalangan pelaku perekonomian termasuk petani.

Pemimpin di pusat dan daerah perlu berdialog dengan petani dan pelaku pertanian lebih intensif untuk menggali permasalahan dari mulai hal-hal besar yang sifatnya struktural juga hal-hal mendetail di lapangan. Pedagang-pedagang di pasar induk dan sentra-sentra produksi di pinggiran-pinggiran harus diobservasi dan diajak dialog untuk memecahkan masalah. Selain itu ketenangan dan kepastian di kalangan petani akan membantu ketahanan fisik dan mental petani menghadapi krisis pandemi Covid-19.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pun diperkirakan hanya tumbuh sekitar 2,1 persen dan bahkan dapat melambat hingga -3,5 persen . Hal tersebut memberikan sinyal bagi pemerintah untuk segera mengambil langkah penyelamatan yang tepat bagi sektor yang terdampak berat serta bagi masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi akibat COVID-19. Selain melakukan pemulihan melalui jalur kebijakan, pihak pemerintah juga bisa memberikan bantuan terhadap masyarakat. “Kemudian bisa dengan stimulasi daya beli masyarakat, yang tidak hanya bertumpu pada bansos. Kinerja neraca pembayaran Indonesia mengalami defisit disebabkan oleh turunnya surplus neraca transaksi modal dan finansial sejalan dengan ketidakpastian di pasar keuangan global.

Terkait daya beli masyarakat, pemerintah telah mengalokasi anggaran sebesar Rp 172,1 triliun untuk mendorong konsumsi/kemampuan daya beli masyarakat. Dana tersebut disalurkan melalui bantuan langsung tunai , Kartu Pra Kerja, pembebasan listrik, dan lain-lain. Pemerintah juga mendorong konsumsi kementerian/lembaga serta pemerintah daerah melalui percepatan realisasi APBN/APBD. Selain itu, konsumsi juga diarahkan untuk produk dalam negeri sehingga memberikan multiplier results. Indonesia adalah negara yang memiliki potensi ekonomi yang tinggi; potensi yang mulai diperhatikan dunia internasional. Indonesia – ekonomi terbesar di Asia Tenggara – memiliki sejumlah karakteristik yang menempatkan negara ini dalam posisi yang bagus untuk mengalami perkembangan ekonomi yang pesat.

Memang UMKM yang sebagian besar berasal dari komunitas biasa dalam masyarakat akan memiliki kesulitan untuk meingkatkan innovasi, akan tetapi kalau terus dicoba ataupun merekruit advertising analysis dapat membantu. Program seperti ini sepatutnya diikuti oleh financial institution lain seperti BNI dan Bank Mandiri dan juga perusahaan BUMN dan perusahaan swasta besar lainnya untuk mengembangkan UMKM dengan menjalin suatu interindependency enterprise hyperlink dengan UMKM seperti dilakukan di Jepang. Langkah tersebut sebagai inkubator agar UMKM bisa nak kelas yang diikuti oleh 366 ribu peserta. Pameran yang berlangsung di bulan Desember 2019 menampilkan produk dari154 UMKM binaan Bank BRI dan Rumah BUMN .

Ketiga, aktivitas sektor pertanian terutama sektor pertanian tanaman pangan harus diberi ruang untuk tetap aktif berproduksi, dengan batasan-batasan tertentu, di masa restriksi sosial dengan mempertahankan protokok-protokol perlindungan standar Covid-19. Selain karena karakteristik proses produksi relatif rendah resiko penularannya dibandingkan sektor-sektor lain seperti manufaktur ataupun jasa-jasa. Petani apalagi petani penggarap adalah kelompok rentan dari segi ekonomi, resiko terpapar virus, dan mortalitas akibat terinfeksi virus Covid-19. Antisipasi dan persiapan harus dilakukan matang karena tingkat pengetahuan dan pendidikan masyarakat pedesaan yang kurang dibandingkan dengan di daerah perkotaan. Kampanye publik harus lebih masif dan terstruktur, menggunakan metode dan saluran yang paling efektif untuk kelompok sasaran di atas, terutama untuk pembudayaan kebiasaan-kebiasaan yang disyaratkan pada protokol perlindungan standar Covid-19.

Ditambah dengan Brexit yang tidak selesai-selesai seiring dengan pertumbuhan ekonomi Eropa yang masih belum menggembirakan. Itu dapat dilihat dari pertumbuhan ekonomi Jerman yang terus terpangkas dari 1,5 % menjadi hanya tinggal 0,6 % saat ini. Yang paling menghambat adalah dengan adanya 1500 Surat Keputusan Menteri yang menghambat proses perijinan dan berdampak pada kemudahan berinvestasi di Indonesia.